Bupati Motivasi Tim Pemadam Karhutla

Teks foto
TINJAU : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, berbincang dengan tim pemadam Karhutla di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kamis (13/8) malam.

KETAPANG, MENITNEWS.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyambangi posko tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kamis (13/8) malam. Kedatangannya tersebut untuk meninjau sekaligus memberikan motivasi kepada tim pemadam.

“Di saat sebagian besar dari kita terlelap dalam keheningan malam, ada saudara-saudara kita yang justru berdiri di tengah kepulan asap, panasnya api, dan ancaman yang tidak pernah mereka tahu kapan berakhir,” ucap Alex.

“Mereka adalah para petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan, pejuang tanpa tanda jasa yang bekerja bukan untuk tepuk tangan, bukan pula untuk sorotan kamera. Mereka berada di garis depan, menjaga hutan, menjaga lingkungan, menjaga keselamatan masyarakat, dan menjaga Ketapang dari ancaman karhutla,” lanjutnya.

Dia menambahkan, di tengah gelapnya malam, tim pemadam tetap melangkah. Dengan peralatan dan tenaga yang mungkin terbatas, tim pemadam menghadapi api dengan keberanian yang luar biasa. “Keringat, lelah, asap dan panas menjadi bagian dari perjuangan mereka,” ungkap Alex.

Dia mengaku melihat langsung bagaimana tim pemadam tetap bertugas di tengah malam, ketika sebagian besar orang sudah beristirahat.

“Jaga kesehatan. Jaga keselamatan. Jangan pernah merasa perjuangan kalian tidak terlihat. Setiap api yang kalian padamkan adalah bentuk pengabdian. Setiap lahan yang kalian selamatkan adalah bagian dari masa depan. Dan setiap langkah kalian adalah bukti bahwa masih banyak orang yang rela berdiri paling depan demi melindungi yang lain,” ucapnya.

Alex berharap hujan cepat turun dan api segera padam. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar lahan untuk kepentingan apapun. “Mari bersama-sama menjaga Ketapang agar tetap nyaman dan indah. Jangan membakar lahan apapun kepentingannya,” ajak Alex. (*)

Berita Terkait